Okay, Kita udah banyak denger lah, Ada Bocoran UN, kunci jawaban and shit like that. Nah, sekarang kan udah 20 Paket tuh, Pasti pembuat soal Bilang:
"HOW THE FUCK??? Kan udah 20 paket+Barcode??? BAGAIMANA MEREKA BISA????"
hahaha... Kita, Generasi Mental Korupsi akan mencari cara untuk mecurangi sistem yang terketat sekalipun!
And how it's done? look closely at this
Gini. Sekolah yang pengen bikin contekan harus bekerja sama dengan:
"HOW THE FUCK??? Kan udah 20 paket+Barcode??? BAGAIMANA MEREKA BISA????"
hahaha... Kita, Generasi Mental Korupsi akan mencari cara untuk mecurangi sistem yang terketat sekalipun!
And how it's done? look closely at this
Gini. Sekolah yang pengen bikin contekan harus bekerja sama dengan:
- Polisi yang ngejaga
- Guru pengawas
100 for beer, 100 for my govermentDisogoklah polisi untuk memberi "early pass" kepada "tim sukses"
Dan we have time for do this shit.
Nah soal udah dikerjain, dan sekarang tinggal mendistribusikan ke Murid peserta UN.
Jangan salah, Ini ga pake kertas dan tulisan, melainkan diketik! wow! canggih! *lebay
Sudah diketik, sekarang tinggal dibagikan.
RINTANGAN KETIGA! *eng ing eng*
Nah, kan pake barcode, dan 20 paket, gimana kita tau kita pake paket brp? kita ga bakal kan bawa barcode scanner yang di supermarket itu kan.
Nah, Generasi korupsi telah menemukan cara! *yay Korupsi!*
Gini. Udah dibongkar nih soal, Tinggal di urutkan aja, baru dibagikan sesuai prosedur. Easy right?
Tapi, bukannya cara ini tanpa resiko. Bahkan resikonya bener bener besar.
Resiko nya adalah:
- Jika sekolah ketahuan Mendistribusikan Kunci jawaban, berarti mereka membocorkan Dokumen rahasia negara, dan Sekali ketahuan, Riwayat sekolah dan Kepsek akan HANCUR SEHANCUR HANCURNYA.DEMI TU-HAAAAAAAAAAAAAN!!!! *ketok ketok meja* *ketularan arya wiguna*
- Ada kesalahan dalam 1 prosedur, dan kamu cuma bisa nangis didepan soal sambil ngebasahin LJK dengan air matamu itu.
No comments:
Post a Comment